Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Senin, 09 Agustus 2010

pidato perwakilan wisudawan

Bismillahirrahmanirrahim
Yth Bapak Wakil Mentri Kementrian Perindustrian RI
Yth Direktur ATIP
Yth Bapak-Ibu pembantu Direktur I, II, III ATIP
Yth Bapak-Ibu dosen di lingkungan ATIP
Yth Bapak-Ibu karyawan di lingkungan ATIP
Yang kami banggakan Bapak-Ibu orang tua kami
Dan teman-teman seperjuangan, para wisudawan yang saya sayangi
Saya sampaikan salam penghormatan yang paling mulia kepada tamu undangan dan hadirin sekalian.

Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Puji dan syukur ke hadirat Allah SWT dengan mengucapkan “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin”, Tuhan yang maha kuat dan berkuasa maka selain Dia adalah lemah dan dikuasai, Tuhan yang maha pandai dan maha mengetahui maka pada hakikatnya selain Dia adalah bodoh dan sedikit sekali yang diketahui, Yang telah memberikan kesempatan dan kesehatan kepada kita semua pada hari ini, sehingga kita dapat melangsungkan kegiatan Wisuda angkatan ke XXX ATIP tahun 2010. Salawat dan salam kita do’akan kepada Allah semoga disampaikan buat arwah junjungan kita, yakninya Nabi Muhammad SAW. Orang-orang yang banyak bersalawat kepada beliau akan mendapat syafaatnya di Akhirat kelak.

Bapak-Ibu dan teman-teman sekalian yang kami hormati
Kami memahami bahwa akhir yang baik dari serangkaian kegiatan adalah sesuatu yang sangat diharapkan. Dan bagi kami, para wisudawan, hari ini adalah hari yang patut kami syukuri karena kami telah mampu menyelesaikan serangkaian kegiatan belajar di kampus ATIP dengan baik. Kami menyadari bahwa keberhasilan yang telah kami raih hingga diwisuda saat ini adalah sebuah kenyataan sejarah yang tidak dapat dipisahkan dengan peran serta Bapak-Ibu dosen yang telah melakukan transformasi ilmu pengetahuan dan nilai dari ilmu itu sendiri kepada kami. Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih yang tak terkira kepada Bapak-Ibu dosen atas segala bimbingan dan arahan yang telah diberikan kepada kami. Semoga Allah swt memberikan rahmat dan karunia yang besar kepada Bapak-Ibu. Terima kasih juga kami sampaikan kepada Bapak-Ibu karyawan di lingkungan ATIP yang telah memberikan pelayanan akademik dan non akademik kepada kami. Serta terima kasih yang utama kami sampaikan kepada kedua orang tua kami atas pengorbanan, kesabaran, serta belai kasih yang tak kan pernah bisa terbalas dengan apapun. Semoga Allah swt selalu memberikan ampunan dan kasih sayangnya kepada mereka berdua dan memberikan tempat di shaf orang-orang shaleh yang berhak atas syurga jannatun na’im.
Bapak-Ibu civitas akademika ATIP yang kami hormati
Bagi kami, ATIP adalah sebuah kampus yang membawa warna tersendiri dalam perjalanan kehidupan kami dalam rangka menempa diri. Nuansa keakraban yang begitu kental sejak kami masuk sampai sekarang, disiplin keilmuan dan suasana akademik yang terkadang membuat kami berkerut dahi (disamping membuat senyum kami juga melebar), suasana demokratis dari pihak Pimpinan ATIP dan jurusan serta nuansa pergerakan mahasiswa yang tak kalah heroik dengan teman-teman di kampus , paling tidak, itulah yang kami rasakan dan begitu terkesan dalam hati dan ingatan kami. Dan saya kira itu semua adalah investasi yang sangat berharga bagi kemajuan kita semua.
36 tahun sudah ATIP menapaki sejarah perjalanannya, tentu banyak pula yang telah dilakukan dalam rangka pencapaian tujuan. Kita bersama menyadari, bahwa masih banyak kekurangan yang mesti kita rubah demi kemajuan untuk kita bersama. Hendaknya ke depan ATIP tidak hanya memainkan perannya dalam menciptakan lulusan potensial sebagai produk dari proses pembelajaran yang telah dilakukan, tetapi harus memainkan peranan penting dalam penempatan mahasiswanya pasca menjalani masa studi. Kita mengetahui bahwa sudah ada beberapa perusahaan yang secara langsung meminta agar alumni ATIP bekerja di perusahaanya, tapi kuantitasnya masih sangat kecil. Dengan demikian, ATIP di tuntut untuk lebih bisa melakukan kerjasama-kerjasama dengan berbagai pihak, apakah itu Kementrin Perindustrian RI, Perusahaan, IKATIP ataupun instansi lainnya agar semua lulusannya memiliki peluang yang lebih besar memasuki dunia kerja.
Selain itu, sebagai sebuah akademi yang menyiapkan para pelaku baru di dunia industri, ATIP perlu melakukan peninjauan ulang terhadap kurikulum yang selama ini di pakai dan berupaya untuk melakukan penyesuaikan dengan kebutuhan di dunia industri saat ini. Karena sinkronisasi antara kurikulum perkuliahan dengan kebutuhan dunia industri terhadap pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki mahasiswa menjadi sangat penting untuk menciptakan lulusan yang handal dan memiliki daya saing.

Bapak Ibu dan Teman-teman yang saya hormati…
Apalah artinya ilmu yang kita miliki jika tidak dibarengi dengan kedekatan kita kepada sang pencipta, yang tanpa itu kita hanyalah seperti zombi tanpa pribadi, berjalan tidak tentu arah dan tujuan. Apalah artinya kampus ATIP tanpa adanya kejelasan arah keilmuan kependidikan dan non kependidikan serta budaya kompetisi yang sehat dalam suasana akademik dan kenyamanan dalam belajar yang dicontohkan oleh para pengelola dan diikuti mahasiswanya, bukan malah mementingkan diri sendiri dengan mengorbankan kepentingan masa depan. Apalah artinya kebijakan tanpa adanya budaya dialogis dan perasaan saling memiliki dan bertanggung jawab atas semua aturan dan kesepakatan yang ada. Dan apalah artinya dosen yang ahli serta mahasiswa yang berprestasi tanpa dibarengi dengan kedekatan dirinya dengan masyarakat sebagai basis utama dalam pendidikan serta tempat pengabdian yang sesungguhnya.
Oleh karena itu marilah kita jadikan hari ini sebagai tonggak yang bersejarah bagi kita semua untuk memulai memperbaiki diri, dan menatap masa depan yang lebih menantang. Karena kami menyadari bahwa selesainya kami dari kampus ATIP, bukan berarti selesai pula tugas kami sebagai insan terpelajar, dan bukan berarti selesai pula tugas para dosen memberikan contoh dan teladan sebagai insan akademik. Sudah saatnya kita tinggalkan ego pribadi kita yang mendominasi untuk bersegera membangun kekuatan bersama, bahu membahu untuk kemajuan bersama. Dan sudah saatnya bagi kita semua untuk menguatkan tekad, memantapkan langkah dan melakukan sesuatu untuk hari esok, sehingga kita akan tegak dengan mantap membangun peradaban baru yang mumpuni.
Akhirnya, dengan rasa haru dan tulus kami ucapkan maaf yang mendalam kepada Bapak-Ibu dosen dan karyawan seluruh civitas akademika ATIP atas sikap dan tutur kata kami yang kurang berkenan di hati. Dan semoga Bapak-Ibu civitas akademika ATIP mendapat lindungan dan rahmat dari Allah swt.
Wassalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar